Monday, January 3, 2011

Teori Kepemimpinan

 

Kepemimpinan

1.Pengertian Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukanya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi.Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.

2.Teori Kepemimpinan

a.Great-manTheory
Setiap jaman memiliki pemimpin besar. Perubahan sosial terjadi karena para pemimpin besar memulai & memimpin perubahan & menghalangi orang lain yang berusaha membawa masyarakat kearah yang berlawanan(James, 1980)

b.Trait Theory
Pemimpinan memiliki ciri-ciri kepribadian & karakter yang berbeda dengan orang kebanyakan Contoh:   kemampuan adaptasi terhadap situasi, kepekaan sosial, ambisius, asertif, kooperatif, decisive, dapat diandalkan, keinginan untuk mendominasi, energik, percayadiri, resistance terhadap stres & mau mengemban tanggungjawab.

c.Situational Theory
Kepemimpian dipengaruhi oleh situasi dimana faktor-faktor tertentu dari situasi menentukan ciri-ciri pemimpin yang sesuai untuk situasi tersebut. Munculnya pemimpin dalam suatu organisasi tergantung pada aspek karakteristik birokrasi, organisasi informal, karakteristik hubungan antara atasan bawahan, rancangan tugas yang memungkinkan individu mencapai aktualisasi diri dan aspek kesesuaian antara sasaran organisasi dengan sasaran individual para anggotanya(Bennis, 1981)

d.PersonalSituational Theory
Situasi tidak memadai untuk memunculkan pemimpin, pemimpin perlu bantuan(rekayasa) untuk dapat muncul Kepemimpinan dihasilkan oleh ciri kepribadian pemimpin, karakteristik kelompok dan anggotanya dan kejadian yang   dihadapi pada saat itu(Case, 1993)

e.Psikoanalysis Approach
Perilaku kepemimpinan dengan mempelajari kanak-kanak serta masa pertumbuhan pemimpin dalam keluarganya Figur ayah sebagai sumber imajinasi gaya kepemimpinan karena figur ayah merupakan sumber rasa kasih sayang sekaligus rasa takut, perwujudan super ego & sebagai saluran emosional bagi rasa frustasi dari para pengikutnya(Freud et all)

f.Psikoanalysis Approach
Pemimpin kharismatik muncul karena disamping kebesaran mereka pada saat yang tepat orang-orang di     sekelilingnya sedang membutuhkan pertolongandan atau tempat bergantung(Kets de Vries, 1980).Hubungan pemimpin pengikut seperti anggota keluarga(ex: Mafia)

g.Political Approach
Teori politik secara implisit maupun eksplisit telah menjelaskan ciri dan persyaratan pemimpin yang diinginkan
Humanistic Approach
Pronsip demokrasi dan kebebasan individu
Teori X & Teori Y (Mc. Gregor), dll

h.PathGoal Theory
Pemimpin akan berhasil apabila ia mampu menunjukkan kepada bawahannya apa yang akan diperoleh sebagai reward dan   juga jalur perilaku(path) yang harus dilakukan bawahan untuk memperoleh reward tersebut(Jones, Evans, 1970)

i.ContingencyTheory
Efektivitas pimpinan yang berorientasi padatugas(taskoriented) atau berorientasi pada relasi(relation oriented) akan bergantung pada corak tuntutan situasi(Fiedler) Corak tuntutan situasi ditentukan oleh baik atau tidaknya hubungan pimpinan-bawahan, kompleksitas&   kejelasan struktur tugas serta mudah-sulitnya tugas tersebut dilaksanakan

j.Leader RoleTheory
Karakteristik individu & tuntutan situasi menyebabkan pimpinan dengan corak tertentu akan muncul Pemimpin bertindak & berperilaku terhadap apa yang diharapkan dari pimpinan dan bagaimana persepsi pimpinan tentang peran yang harus dijalankan

No comments:

Post a Comment