Tuesday, December 6, 2011

History of BMW

Tiga huruf menarik yang selalu hadir pada B M W adalah Bayerische Motoren Wekre, atau dalam bahasa Inggris Bavarian Motor Works. Kata “Motor” yang berakronim antara 2 artikulasi pada ke-2 bahasa tersebut, merupakan kunci sukses setiap proses produksi BMW.

BMW mengundang anda sebagai pengendara untuk merasakan hebatnya berjalan-jalan dengan produknya dan kamu-kamu akan menemukan semua sejarah BMW pada penulisan ini.

1913
Tidak semua orang tahu bahwa mesin BMW berawal sebagai produsen mesin pesawat. Dalam Ocotber 1913 Karl Friedrich Rapp mendirikan "Rapp-Motorenweke" di sebuah pabrik sepeda bekas dekat Munich. Rapp adalah seorang insinyur yang timbul melalui sistem Daimler thr dan "Rapp-Motorenweke" didirikan asa anak perusahaan dari "Flugwerk", seorang pembuat pesawat. Dia mulai manufaktur mesin sendiri pesawat terbang, tetapi sayangnya mereka mengalami masalah formulir dengan getaran.
Dekat dengan pabrik Rapp itu, Gustav Otto, putra dari penemu mesin pembakaran empat-stroke internal, menetapkan sebuah bisnis bangunan pesawat kecil. Otto sangat menikmati kesuksesannya dengan "Gustav Flugmaschinefabrik".

1916
Rapp perusahaan telah mendapat kontrak dengan Prusia dan Austria-Hungaria untuk menghasilkan 25 besar mesin V12 pesawat. Rapp Motoren Werke mempunyai masalah dengan keandalan dari mesin sehingga mereka mulai membeli empat silinder berpendingin air mesin pesawat dari pabrik Gustav Otto. Dalam bulan-bulan berikutnya perusahaan Otto diserap. Gustav Otto "Gustav Flugmaschinefabrik" bergabung dengan "Rapp-Motorenweke" dibentuk "Bayerische Flugzeug-Werke" atau BFW, dalam bahasa Inggris "Pesawat Bavaria Pekerjaan"

Franz-Josef Popp, seorang insinyur Austria, diarahkan bisnis Rapp itu. Dia mengamankan semua-importnt kontrak militer. Popp berubah maka perusahaan yang ada menjadi "Bayerische Motoren Werke GmbH" BMW secara resmi mengakui ulang sebagai 7 Maret 1916.. Tak lama setelah penggabungan, Popp menyadari bahwa perusahaan memperluas terlalu cepat dan mereka membutuhkan bantuan keuangan. Dia berpaling ke Camillo Castiglioni, dari Vienna financier, yang adalah kepala Bankverein Wiener. Popp dan Castiglioni direkapitalisasi perusahaan.

1917
Popp dan Castiglioni Rapp dipaksa keluar dari perusahaan yang membutuhkan untuk pergi pada tahun ini.

Pada tahun 1917, pesawat pertama BMW mesin, IIIa Jenis, masuk ke dalam produksi. Ini adalah air-cooled mesin enam silinder inline, fitur unik "ketinggian tinggi karburator" dikembangkan bychief insinyur Max Friz yang memungkinkan untuk mengembangkan kekuatan penuh di ketinggian. Max Friz adalah rekayasa pikiran besar yang akan mendominasi budaya pengembangan produk BMW pada ke tahun 1960.

Popp meyakinkan pemerintah Jerman untuk membeli mesin BMW IIIa.

1918
Pada tahun 1918 mesin ini bertenaga biplan untuk 5.000 meter ketinggian hanya dalam 29 menit. Ini adalah kinerja yang mengesankan dalam sejarah BMW, salah satu yang menyebabkan permintaan yang kuat untuk mesin BMW.

"Bayerische Motoren Werke GmbH" menjadi BMW AG (Aktiengesellschaft Jerman Istilah berarti perusahaan yang dibatasi oleh saham, yaitu, yang dimiliki oleh pemegang saham. Ini dapat diperdagangkan di pasar saham. Istilah ini digunakan di Jerman, Austria, dan Swiss. Istilah ekuivalen US adalah "perusahaan publik", sumber Wikipedia ) perusahaan yang kita kenal dan kagumi saat ini.

1919
Setelah gencatan senjata ditandatangani, Sekutu dilarang militer Jerman untuk menghasilkan mesin pesawat. Maka BMW berpaling ke mesin perahu dan truk dan peralatan pertanian. Sementara itu, secara rahasia, Popp terus bekerja dengan sutradara nya rekayasa Friz pada mesin pesawat.

Sebuah penerus untuk mesin tipe IIIa lahir. Hal ini dinamai Tipe IV alami. Dengan mesin ini, Franz Zeno Diemer set catatan ketinggian 9.760 meter (32.013 kaki).

1920
Iklim bisnis yang sulit di akhir WW1 dibuat Castiglioni menjual kepemilikan nya untuk 28 juta Reichsmark ke kepala eksekutif Knorr Bremsen AG. Dengan hanya beberapa mesin pesawat pada pesanan, BMW berjuang dan mulai memproduksi sistem rem untuk mobil kereta api, perabot kantor, dan workbenches, serta dipotong-down mesin penerbangan untuk penggunaan laut dan industri.

Arus logo BMW, diperkanalkan pada awal 1920, diyakini harus didasarkan pada desain melingkar dari sebuah baling-baling pesawat.

Monday, May 9, 2011

PERUBAHAN TEKNOLOGI

Dalam memasuki Era Industrialisasi, pencapaiannya sangat ditentukan oleh penguasaan teknologi karena teknologi adalah mesin penggerak pertumbuhan melalui industry. Oleh sebab itu tepat momentumnya jika kita merenungkan masalah teknologi, memperikirakan apa yang ingin kita capai dan bagaimana caranya memperoleh teknologi yang kita perlukan, serta mengamati betapa besar dampaknya terhadap transformasi budaya kita.
Dewasa ini, perkembangan teknologi semakin berkembang pesat. Perubahan ini sangat banyak memberikan dampak bagi manusia sebagai pemakai teknologi itu sendiri. Dampak yang sangat bermacam-macam, ada dampak positifnya maupun dampak negative. Harus diakui, di jaman sekarang manusia mau tidak mau harus mengikuti perkembangan yang telah ada. Jika tidak mereka juga akan ketinggalan informasi dan mungkin juga akan terkucilkan. “Tapi jika pemakai teknologi ini tidak memaksimalkan fungsionalitas dan memakai nya sesuai dengan kebutuhan, apa mungkin kinerja manusia itu sendiri menjadi lebih efektif ?”. dengan semakin canggih nya teknologi,  hampir semua peran manusia dan aktifitas manusia digantikan oleh “robot”. Dan itu dapat mengakibatkan manusia menjadi semakin malas. Apakah yang di ceritakan dalam cerita sebuah film yaitu Wall-E yang menceritakan sangat pesatnya perkembangan teknologi, sehingga semua manusia didunia ini menjadi gendut karena semua aktifitas dan perannya digantikan oleh robot yang sudah dirancang untuk melayani semua kebutuhan manusia ini akan menjadi nyata ?. tapi tidak hanya membawa dampak

Thursday, March 31, 2011

DRIFT

Lahir di pertengahan tahun 1960 di jepang, drift terus merambah ke benua amerika, bahkan mengkontaminasikan Asia Tenggara dan juga Indonesia. Awal penyabab demam drift di jepang dipelopori beberapa anak muda yang sering disebut Rolling Zuku. Dan salah satu anak muda tersebut merupakan Keiichi Tsuchiya yang menjadi raja drift jepang hingga sekarang. Karena tokoh inilah, Rolling Zuku semakin banyak bermunculan. Apalagi bekalnya tunggangan sekaliber Nissan Skyline GTR KPC110 atau Toyota 2000GT yang berkekuatan badak sehingga mampu ber-sliding di jalan pegunugan(touge).
Rolling Zuku mempraktekan teknik opposite-lock yang berasal dari balap reli ini di touge yang berkelok-kelok dan beraspal licin. Titik yang mereka gunakan sebagai tempat ngesot berada diwilayah Rokkosan, Akina, Hakone, Irohazaka dan Nagano. Tidak hanya bermain dijalan peguunungan saja, para samurai touge ini membawa aksi drift mereka ke jalan perkotaan jepang. Biasanya mereka nge-drift dijalan pelabuhan jepang, lapangan parker tertutup dan sirkuit setiap akhir pekannya.

I LOVE JAKARTA ???

“Jakarta, sebuah kota besar yang banyak terdapat gedung-gedung tinggi, tempat yang mudah untuk mencari nafkah, dan menjadi pusat hiburan bagi banyak orang. Kota yang indah”. Itulah yang keluar dari mulut mereka sebagian masyarakat Indonesia.
Banyak orang yang berbondong-bondong berurbanisasi ke Jakarta hanya untuk mencari nafkah yang lebih. Dari mulut ke mulut para kaum urban ini menyampaikan hal-hal yang menjanjikan yang bisa didapat di kota Jakarta ini kepada sanak saudara mereka. Dari janji-janji yang menggiurkan itulah  mereka berani dan nekat untuk beradu nasib ke ibukota Indonesia ini. Tidak sedikit dari mereka yang berani merantau ke Jakarta dengan tangan kosong. Tidak punya pengetahuan, tidak punya skill yang mumpuni, bahkan karena di iming-imingi akan mendapat duit yang banyak disana mereka sangat nekat tidak membawa duit atau biaya hidup mereka disana. Mereka hanya mengandalkan keberuntungan mereka untuk hidup di Jakarta. Kalau beruntung jadi sukses, tapi kalau anda tidak beruntung ya bersiap-siaplah untuk menjadi orang yang tidak berguna. Ternyata ada benarnya juga banyak orang yang bilang “Jakarta keras bung !”.
Padahal menurut saya Jakarta tidak seindah yang mereka bayangkan. Tatanan kotanya semakin lama semakin carut-marut. Jakarta, kota yang setiap hari dihiasi dengan bermacam-macam kendaraan untuk berlomba-lomba agar secepatnya mencapai tujuan yang mereka tuju. Dari mulai kendaraan-kendaraan mewah sampai kendaraan yang sudah tidak layak untuk berada di jalan, karena hanya akan menambah tingkat polusi di daerah itu sendiri. Mereka harus mengantri berjam-jam di jalan setiap hari untuk mencapai daerah tujuan mereka masing-masing. Akibatnya aktivitas masyarakat itu sendiri menjadi tidak efisien dan tidak berjalan lancar.
Banjir, bukanlah yang tabu untuk daerah Jakarta. Hampir setiap turun hujan sebagian dearah di Jakarta tergenang oleh banjir. Selama ini pemerintah hanya menjadi kambing hitam oleh masyrakat karena persoalan banjir yang ada dijakarta. Padahal pemerintah tidak sepenuhnya dapat disalahkan. Seharusnya, kesadaran masyrakat nya sendiri itulah yang harusnya dipertanyakan. Kesadaran mereka akan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan itu masih kurang. Masih banyak orang-orang yang membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat aliran air. Dan semakin hari semakin banyak berdiri gedung gedung tinggi yang menyebabkan kurangnya serapan air.
Itulah sebagian kecil opini saya tentang Jakarta. “So, apa yang membuat para kaum urban untuk berpandah ke kota Jakarta ? apakah mereka cinta dengan Jakarta ?” hahaha
“I love Jakarta ???”.

Thursday, March 3, 2011

ADA APA DENGAN NEGARA INI ?

Indonesia, itulah negara yang saya tempati. Sewaktu kecil dan belum mempunyai banyak pengetahuan tentang negara ini, saya merasa nyaman dan tidak memikirkan banyak hal dengan yang terjadi di negara ini. semua terlihat nyaman, tentram, dan sejahtera. Saya juga belum banyak mengetahui budaya indonesia, bagaimana kehidupan di indonesia dan segala hal yang terjadi diIndonesia. Yang saya tahu adalah apa yang disampaikan oleh orang tua, guru, dan masyarakat yang lainnya semuanya seperti terlihat baik-baik saja. Saya juga belum mengetahui tentang politik. Saya merasa semua seperti tak ada yang janggal dan aneh. Pada intinya sewaktu saya kecil sampai saya menginjak Sekolah Menengah Pertama saya berpikir bahwa semua yang terjadi di Negara ini adalah hal yang normal-normal saja.
Tapi ketika saya menginjak Sekolah Menengah Atas(SMA), banyak pertanyaan yang muncul dari dalam diri saya tentang keadaan Negara ini. Saya berpikir, mungkin memang karena saya baru mengetahui sebagian, bagaimana tentang kehidupan Negara ini. Saya belum begitu memikirkan apa yang terjadi di Negara Indonesia ini. “Apa yang terjadi, ya sudah terjadilah. Buat apa saya memikirkan. Toh ada pemerintah yang menangani nya !“, ucap dalam hati saya.
Sekarang saya sudah menginjak bangku kuliah (Perguruan TInggi) dan saya menemukan beberapa teman yang bisa berfikir kritis dan masih perduli dengan apa yang terjadi di Negara ini. Mereka mempunyai banyak pengetahuan. Mereka juga tidak sulit untuk di ajak sharing dan berdiskusi mengenai apa saja yang terjadi di Negara ini. Di tambah pengetahuan dari media elektronik dan media cetak yang menyajikan informasi-informasi tentang kehidupan di Indonesia. Pengetahuan saya pun bertambah dan saya pun sadar banyak sekali hal-hal yang aneh yang terjadi di Negara ini. Baik dari dunia politik, budaya yang melekat di masyarakat sampai saat ini, dan hal-hal yang lain yang membuat saya berpikir kenapa hal itu bisa terjadi ?. apa yang terjadi dengan Negara kita ini ? ada apa dengan Negara ini ?

Wednesday, March 2, 2011

TUJUH PABRIKAN CHIP JEPANG TANTANG AMD DAN INTEL

Gabungan tujuh samurai jepang berusaha menaklukan dominasi AMD dan Intel di pasar processor dunia.
Tidak tenang dengan dominasi pabrikan Amerika terhadap industri CPU, tujuh perusahaan processor dominan dari jepang telah bergabung, dan sepakat untuk menciptakan microprocessor baru. Koalisi processor ini dipimpin oleh merger dari NEC dan Renesas, yang membuat mereka menjadi perusahaan pembuat chip nomor  tiga terbesar didunia. Bergabung dengan NEC dan Renesas adalah Canon, Toshiba, Hitachi, Fujitsu, dan Panasonic.
Tujuh samurai ini berusaha untuk menciptakan CPU komersial yang mampu berjalan dengan tenaga matahari, kompetibel dangan software energy saving yang dikembangkan oleh professor Hironori Kisahara dari Universitas Waseda. Menggunakan energy berbasiskan jumlah data yang diproses, processor akan tetap aktif walaupun tidak ada pasokan energy. Prototype yang saat ini sedang di uji coba, di laporkan dapat berjalan dengan energy 30% lebih rendah dari CPU yang dijual di pasaran saat ini.
 Standar baru ini, bersamaan dengan CPU, akan diperkenalkan pada 2012. CPU ini dapat digunakan untuk semua system elektronik. Menurut para pengamat, walaupun processor gabungan ini mampu menarik perhatian lebih dari CPU milik AMD dan Intel, tetap saja transisi dari platformx86 akan memakan waktu tahunan. Dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk mengembangkan dukungan software untuk mengembangkan platform baru. Tapi bagaimana pun juga, gabungan raksasa Jepang ini merupakan bagian masa depan dari system computer. Ketika tujuh samurai bergabung, mereka pastinya tidak bermain-main. (sumber PCmild)

Monday, January 3, 2011

Organisasi Sosial

 Ikatan Motor Indonesia
(IMI)

Sejarah IMI

    * SEKILAS SEJARAH IKATAN MOTOR INDONESIA
    * PERKEMBANGAN ORGANISASI
         1. Periode 1950 – 1975
         2. Periode 1975 - 1978
         3. Periode 1978 – 1984
         4. Periode 1984 – 1991
         5. Periode 1991 – 1995
         6. Periode 1995 – 1999
         7. Periode 1999 – 2003
         8. Periode 2003 - 2007
         9. Periode 2007 - 2011

SEKILAS SEJARAH IKATAN MOTOR INDONESIA
Pada tanggal 27 Maret 1906 didirikan Javasche Motor Club yang berkantor di jalan Bojong 153 – 156, Semarang. Dalam perkembangannya Javasche Motor Club dirubah namanya menjadi Het Koningklije Nederlands Indische Motor Club (KNIMC) yang selanjutnya sejalan dengan tuntutan zaman nama KNIMC.
Berubah lagi menjadi Indonesische Motor Club (IMC) sampai saat penyerahan kedaulatan dari Kerajaan Belanda kepada Pemerintah Republik Indonesia, dimana IMC turut diambil alih oleh Pemerintah Republik Indonesia yang dalam hal ini oleh Departemen Perhubungan.
Sejak IMC diambil alih oleh Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1950 nama IMC berubah menjadi Ikatan Motor Indonesia (IMI) , maka telah dimintakan pula pengakuan dan pengesahan dari Badan-Badan Internasional seperti AIT, FIA, FIM dan OTA sedangkan kantor pusat IMI (d/h IMC ) yang selama ini berada di Semarang di pindahkan ke Jakarta yang untuk pertama kali dan sampai dengan tahun 1968 menempati beberapa ruangan dari Kantor Bank Exim Kota (d/h Gedung Factory) setelah tahun 1968 kantor Pusat IMI telah beberapa kali berpindah tempat yang akhirnya sampai saat sekarang menempati bahagian dari ruangan Sayap Kanan – Stadion Tennis, Jalan Pintu - I Senayan.
PERKEMBANGAN ORGANISASI
Sejak diambil alih oleh Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1950 yang ke mudian namanya berubah menjadi IMI sampai kini dalam perkembangan perjalanan nya dari periode ke periode seperti tersebut dibawah ini :

1. Periode 1950 – 1975

Diawal periode ini secara ex – officio Ketua Umum IMI dijabat oleh Menteri Perhubungan, untuk itu jabatan Ketua Umum IMI yang pertama dijabat oleh Bapak IR. Juanda, dan untuk melaksanakan tugas – tugas pimpinan sehari - hari telah di tunjuk Bapak Drs. Musa Kunto sebagai Direktur IMI. Selanjutnya jabatan Ketua Umum IMI diserahterimakan seiring dengan pergantian jabatan Menteri Per hubungan dari Bapak IR. Juanda kepada Bapak Jenderal Hidayat,sedangkan jabat an Direktur IMI diganti Bapak Adnan Syammi hal ini dikarenakan Bapak Drs. Musa Kunto mendapat tugas belajar keluar negeri pada tahun 1956.
Selanjutnya karena Bapak Hidayat mendapat tugas baru sebagai Duta Besar R.I di Kanada maka untuk jabatan Ketua Umum IMI diserahterimakan kepada Bapak Komodor Sutopo, kemudian Bapak Sutopo menyerahkan jabatan Ketua Umum kepada Bapak Jenderal Polisi Sucipto Yudodiharjo,dan dibawah kepemimpinan Bapak SuciptoYudodiharjo untuk jabatan Direktur IMI dirubah namanya menjadi Sekretaris Jenderal yang dijabat oleh Bapak Assari. Dibawah kepemimpinan Bapak Sucipto Yudodiharjo, karena tidak adanya pengawasan yang menyebabkan IMI mengalami kemerosotan.
Karena kondisi ini maka, pada pertengahan tahun 1972 diadakan pertemuan antara para Pengurus IMI yang diprakarsai oleh Bapak Hidayat dan Bapak Sucipto Yudodiharjo, namun dalam per temuan tersebut karena sakit Bapak Sucipto Yudodiharjo tidak hadir, dan beliau di wakili oleh Bapak Letjen Pol Drs Slamet Sukardi (Ketua I IMI) yang selama ini menjalankan tugas-tugas Ketua Umum. Dimana hasil dari pertemuan tersebut menyepakati meminta kesedian Bapak Drs. Frans Seda yang saat itu menjabat sebagai Menteri Perhubungan untuk dapat bertindak sebagai Ketua Umum IMI yang baru, sedangkan Sekretaris Jenderal tetap dipegang oleh Bapak Asaari dan sejak saat itu IMI kembali diserahkan kepada Departemen Perhubungan.
Seiring dengan terjadinya pergantian jabatan Menteri Perhubungan dari Bapak Drs. Frans Seda kepada Bapak Emil Salim, maka Ketua Umum IMI juga terjadi per gantian dan setelah 3 (tiga) tahun Bapak Emil Salim menangani IMI, karena ke sibukan beliau sebagai Menteri Perhubungan selanjutnya beliau menunjuk Direktur
      Jenderal Perhubungan Darat selaku Ketua Umum IMI.
2. Periode 1975 - 1978
Penunjukan Bapak Sumpono Bayuaji yang waktu itu menjabat sebagai Direktur Jenderal Perhubungan Darat,pada tanggal 11 Maret 1975 sebagai Ketua Umum IMI oleh Menteri Perhubungan dengan Keputusan Nomor. 573/U-18/Phb-75. Sedangkan untuk jabatan Sekretaris Jenderal ditunjuk Bapak Drs. R. Soekotjo.
Dalam perkembangan organisasi diawal kepemimpinan Bapak Sumpono Bayuaji, IMI memasuki babak baru, dimana langkah awal yang beliau lakukan adalah me nyusun program kerja yang meliputi :
         1. Untuk memudahkan pengawasan terhadap pelaksanaan administrasi maupun keuangan dengan melakukan Penertiban Administrasi.
         2. Konsolidasi Organisasi dengan mengutamakan penghidupan kembali DPD – DPD IMI yang telah vakum dan membentuk DPD IMI di daerah – daerah yang belum terbentuk, untuk itu melalui program konsolidasi organisasi dapat dilakukan :
               1. Inventarisasi Club – Club IMI Daerah
               2. Peremajaan DPD – DPD IMI lama, misalnya : Jateng dan Jatim.
               3. Pembentukan dan peresmian DPD – DPD IMI baru, seperti : D.I Yogyakarta, Bali, Kalbar, Kaltim, Sulsel, Sulut, Sumsel, Sumbar dan D.I Aceh yang ke mudian disusul oleh daerah – daerah lain.
         3. Mendorong pelaksanaan kegiatan – kegiatan olahraga kenderaan bermotor di daerah – daerah. Seiring dengan berjalannya program konsolidasi organisasi di daerah – daerah yang ditandai dengan semakin tertib dan teraturnya penyelenggaraan kegiatan olahraga di daerah – daerah, dimana setiap daerah rata – rata sebulan sekali ada event olah raga bermotor, sehingga semangat aspirasi para remaja pecinta olahraga ini dapat tersalurkan.
3. Periode 1978 – 1984
Untuk mengganti kedudukan Bapak Sumpono Bayuaji sebagai Ketua Umum IMI pada tanggal 22 September 1978 dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor. SK. 93/KP.404/Phb – 78. telah diangkat Bapak Nazar Noerdin, sebagai Ketua Umum IMI yang waktu itu mengganti kedudukan Bapak Sumpono Bayuaji se bagai Direktur Jenderal Pehubungan Darat. Sedangkan untuk jabatan Sekretaris Jenderal berdasarkan SK. Dirjen Hubdar No. 37/IMI/SK/XI/78. tanggal 7 Nopem ber 1978, menunjuk Bapak R. Herfien,MS,yang saat itu menjabat sebagai Direktur Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya (LLAJR) selaku pengganti Bapak Drs.Soekoco.
Seiring dengan pergantian pengurus dan untuk pengembangan tugas - tugas dalam menjalankan kegiatankegiatan organisasi dan olahraga mengalami penyempurnaan- penyempurnaan untuk melanjutkan usahausaha perluasan organiasasi IMI diseluruh Indonesia melalui pembentukan DPD-DPD IMI yang telah dilaksanakan pada perio de sebelumnya dengan melakukan koordinasi dengan Gubernur,Kapolda dan Kadis LLAJR Propinsi yang belum membentuk DPD IMI,untuk melanjutkan program kon solidasi yang telah dilaksanakan pada periode sebelumnya, walaupun tidak selancar sebagaimana yang diharapkan dan pada periode ini telah berhasil dibentuk DPD IMI di Sumatera Utara, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku,Kalimantan Selatan.
Kemudian untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan - kegiatan dalam periode ini IMI dengan SK.Ketua Umum PB.IMI No.105/IMI/SK/X/1982,tertanggal 1Oktober 1982 melengkapi kepengurusan dengan menetapkan para Ketua – Ketua Bidang sebagai berikut :
         1. Ir. Sumitro Surachmat sebagai Ketua Bidang Khusus.
         2. Subronto Laras sebagai Ketua Bidang Dana .
         3. Albert M Pangabean sebagai Ketua Bidang Luar Negeri.
         4. Ir. Suparto Soejatmo sebagai Ketua Bidang Teknik.
         5. Dolly Indra Nasution sebagai Ketua Bidang Perlombaan.
         6. Helmi Sungkar sebagai Ketua Bidang Pembinaan.
         7. Idat Lubis sebagai Ketua Bidang Organisasi.

Disamping Ketua – Ketua Bidang Ketua Umum PB. IMI, juga telah menunjuk Ny. Suparlan sebagai Sekretaris Eksekutif dan Oloan Sitompul selaku Humas. Untuk membicarakan hal-hal berkenaan dengan program organisasi, maka dalam periode ini telah ditetapkan rapat rutin diadakan 3 (tiga) bulan sekali dan atau se waktu – waktu bila diperlukan.
Untuk menangani pertumbuhan kegiatan olahraga kenderaan bermotor dalam periode ini secara langsung mulai ditangani adalah Sekretaris Jenderal, selanjutnya dalam periode ini mulai ada undangan keluar negeri dari Badan olahraga kenderaan ber motor Internasional untuk mengikuti konfrensi. Dari pertemuan tersebut, Badan-Badan dan olahraga kenderaan bermotor yang ada dikawasan Asia Tenggara menyepakati untuk membentuk bentuk Asosiasi Olah Raga Kenderaan Bermotor Asean atau AFAA ( Asean Federation of Automobile Association ) yang secara aklamasi telah mengangkat Bapak R.Herfien,MS sebagai Chairman dan Bapak Albert M.Pangabean sebagai Secretary General. Kepengurusan AFAA dilantik pada tanggal 26 Oktober 1982 oleh Bapak Roesmin Nurjadin, Menteri Perhubungan R.I, dan dihadiri oleh semua dari utusan asosiasi olahraga kenderaan bermotor Asean.
Meningkat dan mantapnya perekonomian masyarakat diiringi dengan makin ber kembangnya industri perakitan kenderaan bermotor, hal ini memberi dampak positif terhadap perkembangan olahraga kenderaan bermotor diseluruh wilayah tanah air. Hal ini dapat dilihat, hampir setiap minggu ada penyelenggara yang mengajukan per mohonan izin penyelenggaraan kegiatan olahraga rally mobil, rally motor, balap mo bil, balap motor, motocross, go-kart dan untuk menghindari bentokan tanggal pelaksa naannya sehingga dapat merugikan pihak-pihak yang melaksanakan kegiatan tersebut untuk PB. IMI mulai tahun 1981 mengeluarkan kalender sport tahunan dan mulai ta hun 1982 kalender sport IMI mulai dicetak berupa buku saku. Dengan tersusunnya kalender sport tersebut IMI telah mampu mengadakan penertib an – penertiban dibidang olahraga kenderaan bermotor, antara lain :
         1. Mengadakan seleksi terhadap mutu kegiatan.
         2. Meneliti personalia kepanitiaan, penanggung jawab kegiatan tersebut, sehingga dapat dipertanggung jawabkan kegiatan yang dilaksanakan.
         3. Menunjuk salah seorang Ketua Bidang PB. IMI untuk duduk selaku Pengawas Perlombaan.