Wednesday, April 7, 2010

LOWER THEN ANGEL

Dalam bukunya, JACOB BRONOWSKY yang berjudul Ascent of Man mengatakan bahwa manusia lebih rendah dari malaikat yang tertera pada bab 1. Bab pertama ini menjelaskan tentang evolusi manusia pada tahun 400.000 SM. Mengapa?? Di karenakan beberapa sifat manusia itu sendiri yang tidak seperti malaikat.Malaikat Tidak pernah maksiat dan selalu mengamalkan apa saja yang diperintahkan-Nya,sedangkan manusia bertolak belakang dari sifat tersebut. Contoh sifat manusia bertolak belakang yang di ambil dari buku The Ascent of Man, ketika Bronowski melihat sebuah kamp bekas yang mana di sana banyak sanak dilakukan sampai mati. Di situ lah gerakan yang paling menyentuh dalam "The Ascent of Man(Pendakian Manusia)”. Akan tetapi pengaitan bahwa manusia itu lebih rendah dari malaikat dengan membandingkan sifat malaikat dengan manusia tidak lah cukup untuk mencari arti dari judul paper/tulisan ini.

”Man, despite his comparatively weak physical attributes has been able to shape the world with his unique set of gifts.Bronowski believes that it was not so much biological evolution, but cultural evolution that has made man what he is today.”Menelusuri evolusi dari manusia pemburu mereka berkumpul untuk fase yang sekarang, perubahan dalam diet dari tanaman bahan berbasis hewan manusia memberikan lebih banyak waktu bebas untuk menghabiskan membangun kemampuan untuk mendapatkan makanan dari sumber yang tidak dapat ditangani oleh kasar kekuatan.

Manusia lebih rendah dari malaikat dalam tulisan di atas di lihat dari sudut pandang cerita “The Ascent of Man” yang menampilkan sifat-sifat manusia bertolak belakang dengan malaikat. Tapi dalam Al-Qur’an tertulis bahwa manusia telah diciptakan dengan bentuk yang sempurna tanpa ada kekurangan sedikitpun.

Dan tuhan menciptakan kita sebagai manusia(mahkluk yang paling sempurna) dan diciptakan derajat nya yang paling tinggi. Contoh, suatu waktu Allah menunjuk suatu benda dan bertanya kepada malaikat.”benda apa itu?” ,,dan lalu malaikat tidak bisa menjawabnya,dan kemudian Nabi Adam lah yang dapat menjawabnya diKarenakan ia diberi akal pikiran yang tidak diberikan kepada malaikat. Lalu, Malaikat langsung meminta maaf kepada Allah atas kekhilafan mereka dan langsung bersujud kepada Adam. Nah dari contoh di atas,manusia diciptakan derajatnya lebih tinggi dari pada malaikat, manusia dan malaikat diciptakan dari sesuatu yang berbeda pula, Malaikat di ciptakan dari cahanya yang sangat lembut, sedangkan manusia diciptakan dari tanah. Adapun perbedaan bekal dari keduanya saat keduanya diciptakan, Manusia diciptakan dari tanah dan dibekali akal, pikiran dan nafsu. Sedangkan Malaikat diciptakan dari cahaya dan ditentukan kodratnya untuk patuh kepada Tuhan. Jadi secara garis besar manusia bisa diciptakan lebih tinggi derajatnya dari pada Malaikat karena manusia diciptakan dengan dibekali akal, pikiran dan nafsu.

Siifat Malas

Manusia mempunyai sifat yang membuat mereka lebih rendah dari malaikat, dan sifat inilah yang menyebabkan manusia melakukukan banyak kemajuan teknologi. Sifat ini adalah MALAS.

Sifat malas tersebut, membuat setiap orang ingin melakukan hal yang serba instan, serba cepat, tidak mengeluarkan tenaga. Maka dari itu sifat malas tersebut yang menyebabkan kemajuan teknologi. Sebagai contoh pada alat pemasak nasi.

Zaman dulu orang memasak nasi menggunakan kayu bakar, kayu bakar tersebut dicari di dalam hutan. Karena sifat malas timbul di benak manusia. maka ingin menemukan sesuatu yang lebih mudah dan tidak perlu pergi ke hutan, maka manusia menciptakan kompor dengan bahan bakar minyak tanah. Lama kelamaan dengan minyak tanah, manusia masih tetap malas karena masih harus mengganti sumbu kompor yang lama-kelamaan akan habis terbakar dan menambah miyak yang lama kelamaan akan habis, sifat malas itu timbul kembali. Kemudian manusia ingin menciptakan sesuatu lagi yang tidak untuk mengganti sumbu dan menambah minyak. Maka manusia menciptakan kompor gas, dengan kompor gas kalau gas habis maka ia harus membeli gas. Lama kelamaan timbul rasa malas. Maka manusia menciptakan hal baru yang tidak usah repot-repot mengganti gas. Maka manusia membuat alat pemasak nasi dengan berdaya listrik.

Rasa malas itu biasa dikaitkan dengan rasa LAPAR. Mengapa??? Disebabkan karena lapar manusia tidak ingin melakukan sesuatu. Yang dikerjakan haya bermalas-malasan. Dan bila rasa lapar tersebut teratasi atau yang disebut kenyang, rasa malas tersebut datang kembali karena kenyang yang ingin dikerjakan hanya besantai atau tidur. Maka masalah Lapar merupakan salah satu faktor yang menyebabkan ras malas muncul baik lapar itu teratasi ataupun belum.

Wednesday, March 3, 2010

Kehidupan bermasyarakat

Masyarakat adalah sekelompok individu atau orang yang saling tergantung satu sama lain dan hidup bersama dalam satu komunitas, dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Oleh karena itu masyarakat bukanlah kelompok yang berkumpul secara mekanis akan tetapi berkumpul secara sistemik. Manusia yang satu dengan yang lain saling memberi, manusia dengan lingkungannya selain menerima dan saling memberi.Jadi kehidupan bermasyarakat saling keterkaitan satu sama lain secara sistematis.
Masyarakat dibedakan menjadi 2 yaitu masyarakat desa maupun masyarakat modern. Dimana pengertian masyarakat modern sendiri adalah masyarakat yang sebagian warga negaranya memandang kehidupan yang sekarang dan masa depan. Pada umumnya masyarakat modern tinggal di perkotaan. Tapi tidak semua masyrakat kota dikatakan masyarakat modern karena salah tidak memiliki prospek dan orientasi ke masa depan. Contonhya saja seperti gelandangan. Dimana kita bisa melihat bahwa kehidupan para gelandangan selalu saja mengundang petugas keamanan. Mereka hidup seenaknya tanpa memikirkan keadaan yang ada di kota. Disisi lain, kehidupan di desa adalah kehidupan yang masih kental dengan adat istiadat lama. Dimana hukum adat di prioritaskan dalam kehidupan di desa. Kebiasaan yang ada didesa berupa saling tolong-menolong dan memecahkan masalah dengan musyawarah. Jadi kehidupan di desa masih banyak dikuasai oleh adat istiadat dan masih berpengaruh terhadap lingkungan alam sekitarnya.
Peran masyarakat banyak kita temui di berbagai bidang dan kehidupan. Peran masyarakat masing-masing di jelaskan sesuai dengan bidang ekonomi, politik, sosial dan budaya. Yang penting peran masyarakat secara umum adalah saling tolong -menolong satu sama lain, memberikan motivasi maupun dukungan dan bermusyawarah untuk menyelesaikan masalah.
Hubungan manusia dan individu sendiri mempunyai suatu realitas sendiri. Masyarakat yang penting dan individu hidup untuk masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat tidak terikat terhadap individu.



TREN HELLA FLUSH

Gaya Hellaflush (HF) itu adalah kombinasi yang tercipta dari velg lebar atau offset agresif yang dipadu dengan ceper amblas. Bagaimana caranya velg yang sejatinya keluar dari bodi dicelupkan ke dalam fender? Tentu diperlukan trik seperti camber negative, ban narik, operasi fender, dan suspensi yang tepat agar mobil bisa serebah mungkin. Kslsu bisa bibir velg dekat sekali dengan bibir fender, dan ban masuk kedalam fender menyisakan celah yang sangat sempit. Sehingga masih memungkinkan untuk di bawa jalan
Hal ini masih bisa mereka ( pelaku HF di luar negri) lakukan karena kondisi infrastruktur/ jalanan yang baik. Sehingga mereka tidak masalah berpergian dengan kondisi ceper amblas. Sangat berbeda sekali dengan yang terjadi di Indonesia. Dimana jalanan masih banyak yang rusak. Bahkan bahkan jalan protocol pun tak luput dari kerusakan. Tentu saja hal ini menjadi salah satu rintangan bagi pecinta mobil ceper, terutama penganut hellaflush. Kondisi jalanan yang seperti itu membuat penganut HF tidak bisa mengandaskan mobil nya.

sumber : majalah Motor

Monday, March 1, 2010

PEMUDA DAN SOSIALISASI

Tugas mata kuliah ISD

Postingan saya kali ini adalah pemenuhan tugas mata kuliah Ilmu Sosial Dasar

Sosialisasi diartikan sebagai sebuah proses seumur hidup bagaimana seorang individu mempelajari kebiasaan-kebiasaan yang meliputi cara-cara hidup, nilai-nilai, dan norma-norma social yang terdapat dalam masyarakat agar dapat diterima oleh masyarakatnya. Berikut pengertian sosialisasi menurut para ahli
1. Charlotte Buhler
Sosialisasi adalah proses yang membantu individu-individu belajar dan menyesuaikan diri, bagaimana cara hidup, dan berpikir kelompoknya agar ia dapat berperan dan berfungsi dengan kelompoknya.
2. Peter Berger
Sosialisasi adalah suatu proses dimana seseorang menghayati serta memahami norma-norma dalam masyarakat tempat tinggalnya sehingga akan membentuk kepribadiannya.
3. Paul B. Horton
Sosialisasi adalah suatu proses dimana seseorang menghayati serta memahami norma-norma dalam masyarakat tempat tinggalnya sehingga akan membentuk kepribadiannya.
4. Soerjono Soekanto
Sosialisasi adalah proses mengkomunikasikan kebudayaan kepada warga masyarakat yang baru.

Sosialisasi dapat terjadi melalui interaksi social secara langsung ataupun tidak langsung. Proses sosialisasi dapat berlangsung melalui kelompok social, seperti keluarga, teman sepermainan dan sekolah, lingkungan kerja, maupun media massa. Adapun media yang dapat menjadi ajang sosialisasi adalah keluarga, sekolah, teman bermain media massa dan lingkungan kerja

Pemuda adalah golongan manusia-manusia muda yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung, pemuda di Indonesia dewasa ini sangat beraneka ragam, terutama bila dikaitkan dengan kesempatan pendidikan. Keragaman tersebut pada dasarnya tidak mengakibatkan perbedaan dalam pembinaan dan pengembangan generasi muda.

Proses kehidupan yang dialami oleh para pemuda Indonesia tiap hari baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat membawa pengauh yang besar pula dalam membina sikap untuk dapat hidup di masyarakat. Proses demikian itu bisa disebut dengan istilah sosialisasi, proses sosialisasi.

Pemuda dalam pengertian aalah manusia-manusia muda, akan tetapi di Indonesia ini sehubungan dengan adanya program pembinaan generasi muda pengertian pemuda diperinci dan tersurat dengan pasti. Ditinjau dari kelompok umur, maka pemuda Indonesia adalah sebagai berikut :

Masa bayi : 0 – 1 tahun

Masa anak : 1 – 12 tahun

Masa Puber : 12 – 15 tahun

Masa Pemuda : 15 – 21 tahun

Masa dewasa : 21 tahun keatas

Diliaht dari segi budaya atau fungsionalya maka dikenal istilah anak, remaja dan dewasa, dengan perincian sebagia berikut :

Golongan anak : 0 – 12 tahun

Golongan remaja : 13 – 18 tahun

Golongan dewasa : 18 (21) tahun keatas

Usia 0-18 tahun adalah merupakan sumber daya manusia muda, 16 – 21 tahun keatas dipandang telah memiliki kematangan pribadi dan 18(21) tahun adalah usia yang telah diperbolehkan untuk menjadi pegawai baik pemerintah maupun swasta

Dilihat dari segi ideologis politis, generasi muda adalah mereka yang berusia 18 – 30 – 40 tahun, karena merupakan calon pengganti generasi terdahulu.

A. Pemuda Radikal

Pemuda radikal adalah Mereka yang berkeinginan besar untuk mengubah masyarakat dan kebudayaan lewat cara-cara radikal, revolusioner. Mereka tidak berniat mengadakan perubahan, baik budaya maupun pada masyarakat, tetapi hanya berusaha memperoleh manfaat dari masyarakat dengan melakukan tindakan menguntungkan bagi dirinya sendiri, sekalipun dalam kenyataannya merugikan.

Kedudukan pemuda dalam masyarakat adalah sebagai mahluk moral, mahluk sosial. Artinya beretika, bersusila, dijadikan sebagai barometer moral kehidupan bangsa dan pengoreksi. Sebagai mahluk sosial artinya pemuda tidak dapat berdiri sendiri, hidup bersama-sama, dapat menyesuaikan diri dengan norma-norma, kepribadian, dan pandangan hidup yagn dianut masyarakat. Sebagai makhluk individual artinya tidak melakukan kebebasan sebebas-bebasnya, tetapi disertai ras tanggung jawab terhadap diri sendiri,terhadap masyarakat, dan terhadap Tuhan Yang maha Esa.

B. Pemuda Nakal

Pemuda dalam masyarakat adalah sebagai mahluk moral, mahluk sosial. Artinya beretika, bersusila, dijadikan sebagai barometer moral kehidupan bangsa dan pengoreksi.

Namun Sebagai mahluk sosial ada saja suatu kesalahan yang membuat pemuda terjerumus ke arah yang tidak baik sehingga pemuda di cap buruk oleh masyarakat. Sebagai makhluk individual pemuda tidak seharusnya melakukan tindakan sesuka hati namun harus berpikir panjang dan tahu apa konsekuensinya yang akan dihadapinya nanti.

Dengan proses sosialisasi,seorang pemuda menjadi tahu bagaimana ia mesti bertingkah laku di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya.

Wednesday, February 24, 2010

HUBUNGAN ANTARA SISTEM INFORMASI DENGAN ILMU BUDAYA DASAR

HUBUNGAN ANTARA SISTEM INFORMASI DENGAN ILMU BUDAYA DASAR

Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah suatu mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai, kebudayaan, berbagai macam masalah yang di hadapi manusia dalam hidup nya sehari-hari. Dengan mendapatkan mata kuliah Ilmu Budaya Dasar mahasiswa di harapkan nantinya memiliki latar belakang pengetahuan yang cukup luas khusus nya pada kebudayaan Indonesia pada umumnya dan dapat menimbulkan minat mempelajarinya lebih lanjut, agar dengan demikian mahasiswa di harapkan turut mendukung dan mengembangkan kebudayaannya sendiri dengan kreatif. Jadi secara singkat dapat di katakana bahwa setelah mendapatkan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat memperlihatkan:

  1. Kesadaran akan nilai-nilai pola yang di anut nya serta bagaimana hubungannilai-nilai ini dengan cara kehidupan nya sehari-hari.
  2. Minat dan kebiasaan menyelidiki apa-apa yang terjadi di lingkungannya.
  3. Keberanian untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasanya sudah dapat di terima dengan penuh tanggung jawab dan sebaliknya menolak nilai-nilai yang tidak dapat dibenarkan.

Pembahasan

Pada bab ini saya akan menjelaskan apa itu Sistem Informasi dan Ilmu Budaya Dasar, serta menjelaskan hubungan kedua ilmu tersebut yaitu Sistem Informasi dan Ilmu Budaya Dasar.

2.1 Pengertian Sistem Informasi

Setelah menelaah dari sumber, pendapat, dan kutipan yang saya baca, saya bisa menarik kesimpulan. Menurut saya, Sistem Informasi adalah suatu system yang mempunyai fungsi mengumpulkan, mengumpulkan, menyimpan, menganalisa, serta menyebarkan infomasi dengan mengkombinasikan antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi dengan menggunakan kumpulan perangkat keras dan lunak yang di rancanguntuk mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi untuk mencapai tujuan yang spesifik dalam suatu perusahaan.

Dari system informasi juga terdapat beberapa kata kunci:

1. berbasis komputer dan Sistem Manusia/Mesin

  • Berbasis komputer: perancang harus memahami pengetahuan komputer dan

pemrosesan informasi

· Sistem manusia mesin: ada interaksi antara manusia sebagai pengelola dan mesin sebagai alat untuk memroses informasi. Ada proses manual yang harus dilakukan manusia dan ada proses yang terotomasi oleh mesin. Oleh karena itu diperlukan suatu

prosedur/manual sistem.

2. Sistem basis data terintegrasi

· Adanya penggunaan basis data secara bersama-sama (sharing) dalam sebuah data base manajemen system.

3. MendukungOperasi

· Informasi yang diolah dan di hasilkan digunakan untuk mendukung operasi organisasi.

Istilah Sistem Informasi

· Manajemen information System

· Information Processing System

· Information Decision System

· Information System.

Semuanya mengacu pada sebuah sistem informasi berbasis komputer yang dirancang untuk mendukung operasi, manajemen dan fungsi pengambilan keputusan suatu organisasi.

Komponen Fisik Sistem Informasi:

1. Perangkat keras komputer: CPU, Storage, perangkat Input/Output, Terminal untuk interaksi, Media komunikasi data

2. Perangkat lunak komputer: perangkat lunak sistem (sistem operasi dan utilitinya), perangkat lunak umum aplikasi (bahasa pemrograman), perangkat lunak aplikasi (aplikasi akuntansi dll).

3. Basis data: penyimpanan data pada media penyimpan komputer.

4. Prosedur: langkah-langkah penggunaan system.

Hubungan Pemgelola Dengan Sistem Informasi

Pada bagian 1 sudah disebutkan bahwa salah satu komponen dari sistem informasi adalah personel sebagai pengelola informasi. Oleh karena itu hubungan antara sistem informasi dengan pengelolanya sangat erat. Sistem informasi yang dibutuhkan sangat tergantung dari kebutuhan pengelolanya.

Pengelola sistem informasi terorganisasi dalam suatu struktur manajemen. Oleh karena itu bentuk / jenis sistem informasi yang diperlukan sesuai dengan level manajemennya.

Manajemen Level Atas: untuk perencanaan strategis, kebijakan dan pengambilan keputusan.

Manejemen Level Menengah: untuk perencanaan taktis.

Manejemen Level Bawah: untuk perencanan dan pengawasan operasi

Operator: untuk pemrosesan transaksi dan merespon permintaan.

Untuk pengembangan sebuah sistem informasi diperlukan struktur manajemen organisasi personil.

Strutktur dasarnya: Direktur Sistem Informasi

Manajer Pengembangan Sistem

Analis Sistem

Programmer

Manejer Komputer dan Operasi.

Variasi struktur manajemen sangat tergantung pada Managerial Efficiency vs User Service.

2.2 Pengertian Ilmu Budaya Dasar

Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

Prof.Dr.Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu :

  1. Ilmu-ilmu alamiah (natural science)
  2. Ilmu-ilmu social (social science)
  3. Pengetahuan budaya ( the humanities)

2.2.1 Tujuan Ilmu Budaya Dasar

Penyajiam mata kuliah IBD tidak lain merupaka usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut, IBD diharapkan dapat :

  1. Mengusahakan penejaman kepekaan mahasiswa tehadap lingkungan budaya
  2. Member kesempatan pada mehasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya
  3. Mengusahakan agar mahasiswa, sabagai calomn pemimpin bangsa dan negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh kedalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat
  4. Mengusahakan wahana komunikasi para akademis agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain

2.2.2 Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar

Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesama manusia, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan manusia dengan Tuhan menjadi tema sentral dalam Ilmu Budaya Dasar. Pokok-pokok pembahasan yang akan dikembangkan dalam IBD adalah :

  1. Manusia dan cinta kasih
  2. Manusia dan keindahan
  3. Manusia dan penderitaan
  4. Manusia dan keadilan
  5. Manusia dan pandangan hidup
  6. Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
  7. Manusia dan kegelisahan
  8. Manusia dan harapan

2.3 Hubungan Antara Sistem Informasi Dengan Ilmu Budaya Dasar

Kemajuan dibidang teknologi dan sistem informasi menjadi sorotan utama saat ini. Kemajuan dibidang ini bisa mempengaruhi kebudayaan disetiap Negara dan menembus batas-batas budaya yang telah diterapkan dinegara masing-masing. Adanya hubungan timbal balik antara sistem informasi dengan Ilmu budaya dasar. Contohnya ilmu budaya dasar mempelajari tentang budaya, budaya tersebut dapat disebarluaskan dan diperkenalkan oleh teknologi terkini yang kita sebut dengan media internet. Maka dari itu sistem informasi memberikan kemudahan melalui media internet tersebut.

Dengan ilmu budaya dasar ini dapat menjadi semacam lingua franca atau bahasa pemersatu bagi para akademisi dari berbagai lapangan ilmiah. Dengan memiliki satu bekal yang sama diharapkan agar para akademisi dapat lebih lancar berkomunikasi. Kelancaran berkomunikasi ini selanjutnya akan memperlancar proses pembangunan dalam berbagai bidang yang ditangani oleh para cendikiawan dari berbagai lapangan keahlian.

sistem informasi bidang yang menggeluti pemanfaatan teknologi untuk mengelola, menyimpan, mentransfer atau memindahkan dari suatu tempat ke tempat lain dan menghasilkan sebuah informasi yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan. Bentuk informasi yang dihasilkan dapat sangat beragam, mulai dari informasi berbentuk teks biasa, hingga informasi yang bersifat interaktif. Dua komponen utama yang diperlukan untuk membangun Teknologi Informasi adalah (1) Teknologi Sistem Informasi dan (2) Teknologi Sistem Komunikasi”. Sistem informasi berperan penting dalam mengolah data sehingga dapat menghasilkan bentuk informasi yang paling sesuai, sedangkan sistem komunikasi berperan mentransfer informasi dari suatu tempat ke tempat lain. Komponen-komponen yang membentuk sebuah sistem pada teknologi informasi terdiri dari; (1) Perangkat keras atau hardware.Sistem informasi juga bisa membantu sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan atau organisasi senantiasa dituntut meningkatkan performa kinerja agar dapat lebih berprestasi, serta mampu merespon setiap perubahan sesuai dinamika yang terjadi, efektif dan efisien sesuai dengan apa yang telah digariskan dengan menggunakan sumber-sumber yang tersedia sebaik mungkin.

Ilmu budaya dasar melandasi ilmu-ilmu budaya di Indonesia ini karna ilmu budaya sangan berperan penting di Negara kita ini dan mengandung sejarah bangsa Indonesia sehingga sampai saat ini ilmu budaya dasar telah di Bantu oleh teknologi sistem informasi karna di jaman sekarang ini teknologi informasi sangat di butuhkan manuisa untuk kebutuhan kita dalam berkomunikasi supaya di masa orde baru ini manusia lebih mudah dalam berkomunikasi lokal atau interlokal dan agar kita cepat mengetahui perubahan-perubahan yang cepat supaya kita tidak tertinggal teknologi yang akan datang.selain itu sistem informasi bertujuan untuk menunjang pengembangan sumber daya manusia dengan melihat nilai strategis keberadaan Teknologi Informasi bagi sebuah instansi atau organisasi serta kemungkinan pengelolaanya secara mandiri, maka salah satu upaya yang paling relevan adalah berbentuk “Pelatihan Teknis Teknologi Informasi”. Dengan hal ini diharapkan secara bertahap instansi atau organisasi mampu membangun, mengelola dan mengembangkan teknologi informasi ilmu budaya dasar yang diperlukan saat ini.

Jadi menurut saya Sistem Informasi dan Ilmu Budaya Dasar bisa saling berhubungan karena setiap informasi yang ada pasti membutuhkan komunikasi, sedangkan komunikasi itu sendiri bisa berjalan dengan lancar apabila di dukung dengan komunikasi yang baik dan terarah. Maka dari itu, budaya atau sering juga disebut dengan etika sangatlah penting. Karena, setiap orang harus mampu berkomunikasi dengan baik pada orang banyak dan harus pintar menempatkan dirinya dalam situasi apapun dan dimanapun.

Daftar Pustaka

www.google.com

www.wikipedia.com

buku pedoman Universitas Gunadarma